Manfaat Pohon Kelapa
Kelapa (Cocos Nucifera) adalah sejenis tumbuh-tumbuhan dari golongan atau keluarga arecaeae, termasuk jenis tanaman palma yang memiliki buah dengan ukuran cukup besar. Batang dari pohonnya umumnya berdiri tegak dan tidak memiliki cabang serta dapat tumbuh hingga mencapai tinggi 10 sampai 14 meter lebih, daunnya berpelepah dan mencapai panjang berkisar antara 3 sampai 4 meter, buahnya terbungkus dengan serabut dan batok yang cukup kuat untuk melindungi daging buahnya perpohonnya biasanya memiliki 2 sampai 10 buah kelapa pertangkainya.
Banyak orang yang mengetahui bahwa manfaat dari kelapa ini bersifat anti-bakteri, anti-virus, anti-fungi, dan juga berperan dalam mengendalikan kolesterol jahat dalam darah dan kesehatan jantung.
Beberapa manfaat yang dapat diambil oleh masyrakat kita dari pohon kelapa adalah :
Asam lemak rantai sedang lebih baik dibandingkan asam lemak rantai panjang karena bisa langsung dicerna dalam usus tanpa adanya proses hidrolisis dan enzimatis.
Sedangkan minyak yang memiliki rantai karbon yang panjang harus melalui beberapa tahapan dulu untuk diproses di dalam pencernaan manusia sebelum akhirnya dapat diserap dinding usus lewat beberapa proses yang panjang.
Asam lemak rantai sedang juga tidak diubah menjadi lemak atau kolesterol serta tidak memengaruhi kolesterol darah. Dan terkait dengan manfaatnya, asam lemak rantai sedang ini berkemampuan secara spesifik sebagai anti-fungsi, anti-protozoa, anti-bakteri, dan juga anti-virus.
Menurut hasil analisis, dalam air Kelapa tua mengandung sekitar 91% mineral, 0,3% protein, 0,15% lemak, 7,3% karbohidrat dan 1,06% abu. Air Kelapa juga mengandung vitamin C 2,7 mg/ 100 ml. Sedangkan kandungan mineral air Kelapa terdiri atas kalium, natrium, kalsium, magnesium, tembaga, besi, dan lainnya.
Makanya dengan banyak kandungan zat gizi tersebut menjadikan air Kelapa sangat kaya khasiat seperti untuk mengobati penyakit usus, penyakit kolera, muntah-muntah, cacar, campak, dan juga penyakit kulit lainya.
Air Kelapa juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi minuman isotonik karena di dalam airnya memiliki kandungan mineral dan gula yang sempurna sehingga memiliki keseimbangan elektrolit.
Kelapa (Cocos Nucifera) adalah sejenis tumbuh-tumbuhan dari golongan atau keluarga arecaeae, termasuk jenis tanaman palma yang memiliki buah dengan ukuran cukup besar. Batang dari pohonnya umumnya berdiri tegak dan tidak memiliki cabang serta dapat tumbuh hingga mencapai tinggi 10 sampai 14 meter lebih, daunnya berpelepah dan mencapai panjang berkisar antara 3 sampai 4 meter, buahnya terbungkus dengan serabut dan batok yang cukup kuat untuk melindungi daging buahnya perpohonnya biasanya memiliki 2 sampai 10 buah kelapa pertangkainya.
Banyak orang yang mengetahui bahwa manfaat dari kelapa ini bersifat anti-bakteri, anti-virus, anti-fungi, dan juga berperan dalam mengendalikan kolesterol jahat dalam darah dan kesehatan jantung.
Beberapa manfaat yang dapat diambil oleh masyrakat kita dari pohon kelapa adalah :
- Batang Kelapa. Batang dari pohon kelapa dapat digunakan sebagai kayu dengan kualitas menengah yang dapat digunakan sebagai papan untuk rumah, perabotan rumah tangga. dan membuat sebuah perahu kecil seperti canoe
- Daun kelapa. Daun dari pohon kelapa dapat dijadikan atap untuk rumah sederhana setelah dikeringkan, daunnya yang masih mudah dapat digunakan sebagai bahan pembuat anyaman seperti janur, ketupat, keranjang, kipas, tas tangan bahkan sandal dan tangkai daunnya dapat dibuat sapu lidi.
- Tandan Bunga kelapa atau bunga palma. Tandan bungan ini disebut dengan mayang biasa dimanfaatkan orang sebagai hiasan dalam upacara pernikahan bunga betinanya dapat juga dimakan langsung.
- Cairan manis yang keluar dari tangkai bunga disebut nira kelapa dapat diminum langsung sebagai minuman penyegar dan dapat pula difermentasikan menjadi tuak.
- Buah Kelapa. Bagian ini adalah bagian yang memiliki nilai ekonomi paling tinggi, bagian sabut kelapanya dapat dijual sebagai bahan untuk pengisi jok kursi, ayaman tali, bahan bakar, keset serta sebagai media tanam untuk tumbuhan anggrek. Tempurung atau batok kelapa dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk kerajinan tangan, sebagai bahan bakar atau arang aktif.
- Cairan endosprema yang melekat pada daging buah kelapa dapat dimanfaatkan sebagai minuman penyegar karena mengandung banyak enzim yang memiliki manfaat sebagai penetral racun.
- Daging buah kelapa. Daging buah kelapa yang masih muda dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuat es kelapa muda, daging buah yang sudah tua dan mengeras dapat diparut dan diambil sarinya yang bernama santan kelapa sebagai campuran pembuat kue, sayur dan lainnya, daging buah kelapa yang sudah tua ini juga dapat dimanfaatkan dengan cara dikeringkan untuk dijadikan kopra dan dapat dijual dengan nilai tinggi untuk dimanfaatkan sebagai bahan pembuat minyak kelapa.
- Air buah kelapa. Air buah kelapa dapat dimanfaatkan sebagai minuman isotonik alami karena banyak mengandung ion yang dibutuhkan oleh tubuh dan dapat pula dijadikan sebagai obat untuk mengobati penyakit seperti demam, keracunan dan panas dalam. Didalam air kelapa terkandung gula, serat, protein, antioksidan, vitamin dan mineral. Air kelapa juga sangat ampuh untuk mengobati mabuk dalam perjalan, air kelapa dapat pula dijadikan sebagai bahan pembuat kecap dan bahan pembuatan sari kelapa atau nata de coco
- Minyak kelapa. Sejak zaman dahulu minyak dari buah kelapa telah dikenal sebagai bahan penyembuh, minyak dari buah kelapa dapat diminum untuk program diet, dan dapat dioleskan kerambut untuk mendapatkan rambut hitam yang berkilau.
- Batok / tempurung kelapa, sering sekali digunakan sebagai bahan bakar dan bahan baku untuk kerajinan tangan
- Serabut buah kelapa sudah banyak sekali digunakan bahan bakar, tali anyaman, keset, pot bunga anggrek, dan masih banyak lagi kegunaannya
Daging Buah Kelapa
Yang terkandung dalam daging buah Kelapa ini sekitar 90% merupakan asam lemak jenuh dan 105 asam lemak tak jenuh. Meskipun mengandung asam lemak jenuh, namun minyak Kelapa memiliki rantai karbon sedang sehingga mudah dicerna oleh tubuh.Asam lemak rantai sedang lebih baik dibandingkan asam lemak rantai panjang karena bisa langsung dicerna dalam usus tanpa adanya proses hidrolisis dan enzimatis.
Sedangkan minyak yang memiliki rantai karbon yang panjang harus melalui beberapa tahapan dulu untuk diproses di dalam pencernaan manusia sebelum akhirnya dapat diserap dinding usus lewat beberapa proses yang panjang.
Asam lemak rantai sedang juga tidak diubah menjadi lemak atau kolesterol serta tidak memengaruhi kolesterol darah. Dan terkait dengan manfaatnya, asam lemak rantai sedang ini berkemampuan secara spesifik sebagai anti-fungsi, anti-protozoa, anti-bakteri, dan juga anti-virus.
Air Kelapa
Tak hanya minyak dan dagingnya saja yang memiliki banyak manfaat, namun air Kelapa juga disinyalir mengandung banyak zat gizi. Kalau selama ini pemanfaatan air Kelapa hanya terbatas pada mengolahnya menjadi nata de coco, maka dengan kandungannya yang padat gizi, air Kelapa bisa dikembangkan lebih dari itu.Menurut hasil analisis, dalam air Kelapa tua mengandung sekitar 91% mineral, 0,3% protein, 0,15% lemak, 7,3% karbohidrat dan 1,06% abu. Air Kelapa juga mengandung vitamin C 2,7 mg/ 100 ml. Sedangkan kandungan mineral air Kelapa terdiri atas kalium, natrium, kalsium, magnesium, tembaga, besi, dan lainnya.
Makanya dengan banyak kandungan zat gizi tersebut menjadikan air Kelapa sangat kaya khasiat seperti untuk mengobati penyakit usus, penyakit kolera, muntah-muntah, cacar, campak, dan juga penyakit kulit lainya.
Air Kelapa juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi minuman isotonik karena di dalam airnya memiliki kandungan mineral dan gula yang sempurna sehingga memiliki keseimbangan elektrolit.
